Indonesia menyimpan komodo, harimau sumatra, dan burung cendrawasih. Kami tunjukkan di mana menemuinya dan cara mengamati tanpa mengganggu habitatnya.
Mulai Menjelajah
Tiga hal yang membuat pencinta alam mengandalkan SatwaLiar untuk perjalanan mereka.


Lokasi taman nasional, waktu terbaik menjumpai satwa, dan rute yang kami perbarui tiap musim migrasi.
Tips memotret dan mengamati orangutan, komodo, serta lumba-lumba tanpa membuat mereka stres.
Informasi kami bersumber dari peneliti lapangan dan lembaga konservasi, bukan rumor wisata.
Pengetahuan lapangan agar setiap perjumpaan berkesan dan aman
Melihat komodo di Rinca atau cendrawasih menari di Raja Ampat bukan soal keberuntungan — itu soal tahu ke mana, kapan, dan bagaimana mendekat dengan hormat.
Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 1.700 spesies burung dan ratusan mamalia endemik. Mengenali suara, jejak, dan pola makan mereka membuat Anda jauh lebih mungkin berjumpa daripada sekadar menunggu di jalur wisata umum.
Waktu adalah segalanya di lapangan. Orangutan paling aktif pada pagi hari, penyu bertelur menjelang tengah malam, dan monyet ekor panjang mudah dijumpai saat pasang surut. Panduan kami memberi jam terbaik untuk tiap spesies.
Konservasi bukan urusan lembaga saja. Setiap wisatawan yang menjaga jarak, tidak memberi makan, dan mengikuti pemandu bersertifikat ikut menjaga populasi harimau sumatra dan badak jawa yang tersisa.
Pengamat yang mempersiapkan diri dengan riset habitat dan musim biasanya menjumpai dua hingga tiga kali lebih banyak spesies dibanding mereka yang datang tanpa rencana.
Catat setiap perjumpaan Anda. Mencatat spesies, lokasi, dan cuaca tidak hanya membuat pengalaman lebih bermakna, tetapi juga membantu peneliti memetakan sebaran satwa di seluruh Nusantara.
Ribuan penjelajah sudah menyusuri Ujung Kulon, Tangkoko, hingga Wakatobi bersama kami. Cerita mereka punya kesamaan: perjumpaan tak terduga dengan tarsius, anoa, atau pari manta yang mengubah cara mereka memandang alam.
Perlengkapan yang tepat menentukan hasil. Binokular yang baik, sepatu yang nyaman untuk hutan basah, dan pakaian warna netral sering kali menjadi pembeda antara sekadar mendengar dan benar-benar melihat.
Mulailah dari yang dekat. Sebelum mengejar cendrawasih di Papua, Anda bisa mengasah kemampuan mengamati burung dan primata di taman nasional terdekat, lalu melangkah ke tujuan yang lebih menantang.
Dari memilih tujuan hingga berdiri di depan komodo, begini alurnya.
Tentukan apa yang ingin Anda temui — orangutan, komodo, cendrawasih, atau penyu — lalu kami tunjukkan wilayahnya.
Kami beri musim terbaik, taman nasional yang tepat, dan aturan yang berlaku di kawasan tersebut.
Ikuti pemandu bersertifikat, jaga jarak aman, dan nikmati perjumpaan tanpa mengganggu satwa.
Dokumentasikan temuan Anda dan dukung upaya konservasi agar generasi berikutnya ikut menikmatinya.

Bukan janji brosur wisata — ini perjumpaan nyata dengan satwa liar Nusantara.
Momen satwa liar Nusantara yang diabadikan para penjelajah kami.





Komodo, orangutan, dan cendrawasih menanti di alam liarnya. Rencanakan perjumpaan pertama Anda sekarang.
Rencanakan PerjalananPanduan gratis untuk memulai • Tanpa biaya keanggotaan
Beri tahu kami spesies yang ingin Anda temui, dan kami kirimkan panduan lapangannya langsung ke email Anda.
Kami tidak akan pernah membagikan data Anda.